Holcim Awards adalah kompetisi internasional untuk proyek-proyek dan konsep-konsep yang inovatif dan berorientasi pada kebutuhan masa yang akan datang di tingkat regional dan global. Holcim Awards menyediakan total hadiah senilai USD 2 juta untuk setiap putaran yang diadakan tiga tahun sekali.

Kompetisi ini terbuka bagi karya-karya dibidang konstruksi yang berkelanjutan, proyek infrastruktur, rancangan perkotaan maupun lansekap, serta pengembangan teknologi material dan produk konstruksi.

Holcim Awards merupakan inisiatif dari Holcim Foundation yang berbasis di Swiss. Holcim Indonesia mendukung penyelenggaraan program ini yang sejalan dengan visi perusahaan untuk menyediakan solusi kondisi kehidupan yang lebih baik.

Dengan proyek Struktur Kemasyarakatan Sebagai Pendorong Pembangunan dan Ikatan Sosial, Yandi dan timnya berupaya mempererat semangat kekeluargaan dan gotong royong masyarakat di Desa Cepogo dan Ngargorejo, Boyolali, dan Desa Bongkok di Sumedang dengan membangun sarana umum bersama-sama dan memanfaatkan bahan bangunan yang tersedia di daerah mereka.

Penghargaan yang sama juga diberikan kepada Dian Ariffianto Budi Susilo dengan proyek sekolah alam di Sukoharjo untuk anak-anak.

 

Selain Yandi dan Dian, salah satu proyek di Indonesia yang juga mendapatkan Acknowledgement Prize yaitu tim dari Belanda beranggotakan Steven Brunsmann, Johan Krol dan Tanja van Der Laan, yang mengusung proyek daur ulang sampah di Jakarta.

Mereka adalah tiga dari enam peraih Penghargaan Pengakuan Khusus (Acknowledgement Prize) ajang Holcim Awards tingkat Asia Pasifik. Pemenang penghargaan ini mendapatkan hadiah masing-masing sebesar USD 12,500.

Informasi lebih lengkap tentang Holcim Awards kunjungi situs :

www.holcimawards.org

Comments on this post...


Sorry, no comments on this post.