
Pemilihan jenis pondasi sangat tergantung dengan kondisi tanah. Sebelum memilih jenis pondasi yang akan digunakan, kondisi tanah harus terlebih dahulu ditentukan. Penentuan kondisi tanah melalui soil test yang dapat dilakukan oleh kontraktor atau konsultan ahlinya. Setelah jenis tanah berhasil ditentukan barulah jenis pondasi dipilih dengan juga mempertimbangkan jenis bangunan (1 lantai atau 2 lantai).
Beberapa jenis pondasi yang paling umum digunakan di Indonesia saat ini adalah:
1). Pondasi Batu Kali
Pondasi batu kali adalah pondasi yang menggunakan batu kali sebagai bahan utamanya. Pondasi ini biasanya dibangun menerus mengelilingi denah bangunan yang berfungsi mendistribusikan beban dinding dan kolom supaya beban bangunan tersebar merata. Pondasi batu populer digunakan di Indonesia untuk bangunan sederhana karena ketersediaan batu kali cukup banyak dan relatif murah. Pondasi batu kali pada umumnya berbentuk trapesium dengan ukuran tinggi 60-80 cm, lebar sisi bawah 60-80 cm dan lebar atas 25-30 cm.
2). Pondasi Pelat Beton Setempat
Pondasi pelat beton adalah pondasi yang terbuat dari beton bertulang. Pondasi ini biasanya penggunaannya dikombinasikan dengan pondasi batu kali dengan fungsi untuk menopang bangunan pada titik-titik kolom (biasanya pada sudut-sudut pertemuan dinding-dinding struktur bangunan).
3). Pondasi Pelat Beton Menerus
Sama halnya dengan pondasi pelat beton setempat, pondasi pelat beton menerus terbuat dari beton bertulang. Pondasi ini kuat untuk menopang bangunan 2 lantai. Karena fungsi pondasi untuk menggantikan pondasi batu kali, maka pondasi ini juga dibuat mengelilingi denah bangunan dengan ukuran penampang bawah 45-60 cm dan tinggi 60 cm.
4). Pondasi Pancang Mini (Strauss Pile)
Pondasi jenis ini digunakan pada kondisi tanah yang kurang baik (tanah bekas rawa) yang posisi tanah kerasnya jauh di bawah permukaan tanah mencapai 2-5 meter. Pondasi ini bisa digunakan untuk rumah berlantai 1 maupun 2. Berbeda halnya dengan ketiga pondasi di atas yang dibuat di tempat, pondasi ini merupakan produk fabrikasi yang di beli satuan dan dipasang dengan menggunakan mesin pancang.











